5 Syafiq Shahab - 3 years ago
Nice place
5 Syafiq Shahab - 3 years ago
Nice place
5 SANTRI NGOPI - 3 years ago
My LOVE ????
5 Ahmad Kholidin - 6 years ago
Haul akbar 1437 H
5 Raudhah asfia - 4 years ago
Alfatehah
5 ca0ne - 3 years ago
al fatiha~ ????
5 Faisol Hezim (Faishol Hasyim) - 4 months ago
(Translated by Google) About Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi (Solo) Father of Habib Anis
How sad Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi is. The 22-year-old youth was left behind by the death of his father, Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi, Sohibul Simtud Duror, in 13331 H / 1913 AD. The city of Seiyun, Hadramaut, Yemen, was foreign to this father of one child, Habib Alwi is the youngest child , most dear to Habib Ali. Likewise, Habib Alwi also loved his father so much that he was like a kite with a broken string.
He is Alwy bin Ali bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Sheikh bin Abdullah bin Muhammad bin Husein bin Ahmad Shahib Shi'ib bin Muhammad Ash-Shoghir bin Alwy bin Abu Bakr Al-Habsy bin Ali-Al-Faqih bin Ahmad bin Muhammad Assadullah bin Hasan At-Turabi bin Ali bin Muhammad Al-Faqih Al-Muqadam bin Ali bin Muhammad Shahib Marbath bin Ali Khali Qasam bin Alwy bin Muhammad bin Alwy Ba'Alawy bin Ubaidullah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Uraidhi bin Ja'far Sadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Imam Husein As-Sibthi bin Amirul believer Ali Abi Talib ibin Sayidatina Fatimah Az-Zahra bint Rasulullah SAW
Hababah Khodijah, his eldest brother, who is 20 years apart, feels the sadness of his sister whom he has raised since childhood. Instead of living a restless and restless life, by Habib Ali Al-Habsyi's daughter, Habib Alwi was advised to take a heart trip to Java, to meet his other brother, Habib Ahmad bin Ali Al-Habsyi in Betawi.
Habib Alwi went to Java accompanied by Salmin Douman, Habib Ali Al-Habsyi's senior queue, as well as a bodyguard. He left a wife who was still pregnant in Seiyun, who soon gave birth, and his son was named Ahmad bin Alwi Al-Habsyi.
The news of Habib Alwi's arrival had spread in Java, that's why many of his father's disciples (Habib Ali Al-Habsyi) in Java welcomed him, and awaited his arrival in their respective cities.
The first time Habib Alwi lived in Betawi for a while. Then he went to Garut, West Java, remarried. From this woman was born Habib Anis and two younger sisters. Then, he moved to Semarang, Central Java. There he remarried, was blessed with many children, and who are still alive today are Habib Abdullah and Fatima.
Then he moved again to Jatiwangi, West Java, and remarried to a local woman. From that marriage, he had six children, three boys and three girls. Among them are Habib Ali bin Alwi Al-Habsyi and Habib Fadhil bin Alwi who died at the end of August 2006.
Finally, Habib Alwi moved to Solo, Central Java. The first time, Habib Alwi and his family lived in Kampung Gading, in the place of a raden from the Surakarta Sunanate. Then he got waqf land from Habib Muhammad Al-Aydrus (the grandfather of Habib Musthafa bin Abdullah Al-Aydrus, Leader of the Dhikr Council of Dhikr Ratib Syamsisy Syumus), a weaving master from the city of Solo, in Gurawan Village.
The waqf is provided with the following conditions: a mosque, a house and a yard are established between the mosque and the house. The mosque was founded in 1354 H / 1934 M. Habib Ja'far Shaykhan Assegaf recorded the year the construction of the Riyadh Mosque was completed with a verse 14 of Surah Shaf (61) in the Qur'an, the letters numbering 1354. , according to Habib Ja'far who died in Pasuruan 1374 H / 1954 AD, as a sign that Habib Alwi would be famous and become the caliph to replace his father, Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi.
Meanwhile, the house in Gurawan No.6 was first built and the existing yard is now connected to the mosque and the house becomes a Zawiyah room (Islamic boarding school) and is often used for haul activities, Maulid, and various other religious activities. The structure of the Zawiyah room is like Raudhah, the garden of heaven on earth, which is the space between the Prophet's room and the Prophet's mosque. Now the building has increased with a four-story building overlooking Jln. Captain Mulyadi 228, which some people call the Al-Habsyi Building.
Solo, 05 June 2022
(Original)
Tentang Habib Alwi bin Ali Al - Habsyi ( Solo ) Ayah dari Habib Anis
Betapa sedihnya Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi. Pemuda berusia 22 tahun itu ditinggal wafat ayahnya, Habib Ali bin Muhammad Al- Habsyi, Sohibul Simtud Duror, pada tahun 13331 H / 1913 M. kota Seiyun, Hadramaut, yaman, itu terasa asing bagi ayah satu anak ini, Habib Alwi adalah anak bungsu, paling disayang Habib Ali. Begitu juga, Habib Alwi pun begitu menyayangi ayahnya, sehingga dirinya bagaikan layangan yang putus benangnya.
Beliau adalah Alwy bin Ali bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Syekh bin Abdullah bin Muhammad bin Husein bin Ahmad Shahib Syi’ib bin Muhammad Ash-Shoghir bin Alwy bin Abu Bakar Al-Habsy bin Ali-Al-Faqih bin Ahmad bin Muhammad Assadullah bin Hasan At-Turabi bin Ali bin Muhammad Al-Faqih Al-Muqadam bin Ali bin Muhammad Shahib Marbath bin Ali Khali Qasam bin Alwy bin Muhammad bin Alwy Ba’Alawy bin Ubaidullah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Uraidhi bin Ja’far Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Imam Husein As-Sibthi bin Amirul mukminin Ali Abi Thalib ibin Sayidatina Fatimah Az-Zahra binti Rasulullah SAW
Hababah Khodijah, kakak sulungnya, yang terpaut 20 tahun, merasakan kesedihan adiknya yang telah diasuhnya sejak kecil. Daripada hidup resah dan gelisah, oleh putrid Habib Ali Al-Habsyi, Habib Alwi disarankan untuk berwisata hati ke Jawa, menemui kakaknya yang lain, Habib Ahmad bin Ali Al-Habsyi di Betawi.
Habib Alwi pergi ke Jawa ditemani Salmin Douman, antri senior Habib Ali Al-Habsyi, sekaligus sebagai pengawal. Beliau meninggalkan istri yang masih mengandung di Seiyun, yang tak lama kemudian melahirkan, dan anaknya diberi nama Ahmad bin Alwi Al-Habsyi.
Kabar kedatangan Habib Alwi telah menyebar di Jawa, karena itulah banyak murid ayahnya ( Habib Ali Al-Habsyi ) di Jawa menyambutnya, dan menanti kedatangannya di kota masing-masing.
Pertama kali Habib Alwi tinggal di Betawi beberapa saat. Kemudian beliau ke Garut, Jawa Barat, menikah lagi. Dari wanita ini lahir Habib Anis dan dua adik perempuan. Lalu, beliau pindah ke Semarang, Jawa Tengah. Disana beliau menikah lagi, dianugerahi banyak anak, dan yang sekarang masih hidup adalah Habib Abdullah dan Fathimah.
Selanjutnya beliau pindah lagi ke Jatiwangi, Jawa Barat, dan menikah lagi dengan wanita setempat. Dari perkawinan itu, beliau memilki enam anak, tiga lelaki dan tiga perempuan. Di antaranya adalah Habib Ali bin Alwi Al-Habsyi serta Habib Fadhil bin Alwi yang meninggal pada akhir Agustus 2006.
Akhirnya, Habib Alwi pindah ke Solo, Jawa Tengah. Pertama kali, Habib Alwi sekeluarga tinggal di Kampung Gading, di tempat seorang raden dari Kasunan Surakarta. Kemudian beliau mendapatkan tanah wakaf dari Habib Muhammad Al-Aydrus ( kakek Habib Musthafa bin Abdullah Al-Aydrus, Pemimpim Majlis Dzikir Ratib Syamsisy Syumus ), seorang juragan tenun dari kota Solo, di Kampung Gurawan.
Wakaf itu dengan ketentuan : didirikan masjid, rumah, dan halaman di antara masjid dan rumah. Masjid tersebut didirikan pada tahun 1354 H / 1934 M. Habib Ja'far Syaikhan Assegaf mencatat tahun selesainya pembangunan Masjid Riyadh itu dengan sebuah ayat 14 surah Shaf ( 61 ) di dalam al-Qur'an, yang huruf-hurufnya berjumlah 1354. ayat tyersebut, menurut Habib Ja'far yang meninggal di Pasuruan 1374 H / 1954 M ini, sebagai pertanda bahwa Habib Alwi akan terkenal dan menjadi khalifah pengganti ayahnya, Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi.
Sementara rumah di Gurawan No.6 itu lebih dahulu berdiri dan halaman yang ada kini disambung dengan masjid dan rumah menjadi ruang Zawiyah ( pesantren ) dan sering digunakan untuk kegiatan haul, Maulid, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Struktur ruang Zawiyah ini seperti Raudhah, taman surga di dinia, yaitu ruang antara kamar Nabi saw dan masjid Nabawi. Sekarang bangunan bertambah dengan bangunan empat lantai yang menghdap ke Jln. Kapten Mulyadi 228, yang oleh sementara kalangan disebut Gedung Al-Habsyi.
Solo, 05 Juni 2022
5 Khayatul Amri - 5 months ago
(Translated by Google) Tabarrukan
u2063
The opportunity to visit the tomb of the descendants of Muallif (Author) of the Mawlid Simtud Durar Book, Habib Ali Bin Muhammad Bin Husein Al-Habsyi at Gurawan Pasar Kliwon Solo. u2063
u2063
There are three tombs of Habib Ali's descendants here, namely the tomb of Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi, and flanked by two other tombs; Habib Anis bin Alwi al-Habsyi and Habib Ahmad bin Alwi Al-Habsyi.u2063
u2063
(Original)
Tabarrukanu2063
u2063
Berkesempatan bisa ziarah ke makam keturunan Muallif (Pengarang) Kitab Maulid Simtud Durar, Habib Ali Bin Muhammad Bin Husein Al-Habsyi di Gurawan Pasar Kliwon Solo. u2063
u2063
Terdapat tiga makam para keturunan Habib Ali disini, yakni makam Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi, dan diapit dua makam lainnya; Habib Anis bin Alwi al-Habsyi dan Habib Ahmad bin Alwi Al-Habsyi.u2063
u2063
Warung Orange
Jl. Kapten Mulyadi No.225, Ps. Kliwon, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57118, Indonesia
Lanies studio (Studio Pilates/Yoga n toko baju renang n yoga
Jalan Veteran 8G Ruko Gading Square, Gading, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57118, Indonesia
Grand Amira Hotel by Azana
Jl. Veteran No.18, Ps. Kliwon, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57118, Indonesia
Mr Narto Goat Satay (Mrs Tintin)
Jl. Kyai Mojo No.121, Ps. Kliwon, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57118, Indonesia
Sate Kambing Pak Narto
CR8H+66Q, Jl. Veteran, Joyosuran, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57116, Indonesia
Putra Remaja Salon Supplier Suplier Toko Kosmetik
Jl. Veteran No.35 A, Joyosuran, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57116, Indonesia
D'Coffee Club
Jl. Kyai Mojo No.108, Ps. Kliwon, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57116, Indonesia
Warung Soto Ayam Gading Wetan
Jl. Veteran No.49, Joyosuran, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57116, Indonesia
Ceker Mercon Solo
CR9G+CWM, Jl. Lumbung Wetan, Baluwarti, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57118, Indonesia
Warung Padang Pak Haji Jamal
Jl. Veteran No.62, Joyosuran, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57116, Indonesia