5 Aldi Saputra - a year ago
Nice.
5 Aldi Saputra - a year ago
Nice.
4 Siti Azizah - 6 months ago
(Translated by Google) First time coming here, the place is clean and easy to access. Maybe because I came in the afternoon so I didn't meet the guide
(Original)
Pertama kali datang ke sini, tempatnya bersih dan mudah di akses. Mungkin karena saya datang sudah sore jadi tidak bertemu dg guidenya
5 Bayu Haryanto - 3 years ago
(Translated by Google) A simple house with a typical architecture of the gadang house in the coastal area. Stage with several sizes above the building and the upper window. This house is still shiny because it is newly renovated.
Bagindo Aziz Chan is the second Mayor of Padang after the independence of the Republic of Indonesia.
This figure got the attention of the Dutch at that time, because of their persistence, determination and high fighting spirit to fight the colonials, the Dutch government did not like it.
Even Bagindo Aziz Chan was shot dead by the Dutch around Jalan Jhoni Anwar Padang on July 19, 1947.
The museum presents photo photos and some of Bagindo Aziz Chan's relics including the raji of his family
(Original)
Rumah yang sederhana dengan arsitektur khas rumah gadang kawasan pesisir. Berpanggung dengan beberapa ukuran di atas bangunan dan jendela atasnya. Rumah ini masih mengkilap karena baru direnovasi.
Bagindo Aziz Chan merupakan Wali Kota Padang kedua setelah kemerdekaan Republik Indonesia.
Sosoknya ini mendapat perhatian dari pihak Belanda tempo itu, karena kegigihan, keteguhan hati dan semangat juang yang tinggi untuk melawan kolonial membuat pemerintah belanda tidak menyukainya.
Bahkan Bagindo Aziz Chan tewas ditembak oleh Belanda di sekitar Jalan Jhoni Anwar Padang pada 19 Juli 1947.
Museum ini menyajiakan foto foto dan beberapa barang barang peninggalannya Bagindo Aziz Chan termasuk raji keluarganya
5 Sejarah Rancak - a year ago
(Translated by Google) One of the coolest places in Koya Padang
(Original)
Salah satu tempat terkeren di Koya Padang
3 Dhyny Hafuza - a year ago
(Translated by Google) There have been improvements, but it's not optimal yet
(Original)
Sudah mulai ada pembenahan, tapi belum optimal
5 Rizal Guchie - 3 years ago
(Translated by Google) The Bagindo Aziz Chan Museum is now open to the public. It shows photos of Bagindo aziz chan when he was the 2nd mayor of Padang. Also shown is a family tree and a replica of Bagindo aziz chan's family furniture.
(Original)
Museum Bagindo aziz chan saat ini telah dibuka untuk umum. Disana menampilkan foto2 Bagindo aziz chan saat menjadi walikota padang ke 2. Juga ditampilkan silsilah keluarga serta replika perabotan keluarga bagindo aziz chan
4 Rahmat Irfan Denas - 3 months ago
(Translated by Google) Need digital collection
(Original)
Perlu koleksi digital
HAYUU COFFEE PADANG
Jl. Kp. Nias V No.12, Alang Laweh, Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat 25134, Indonesia
HAU's TEA
Jl. Kp. Nias No.1, Kp. Pd., Kec. Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25134, Indonesia
Rumah Makan Melly
Jl. Kp. Nias No.12, Belakang Pd., Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat 25134, Indonesia
Kantin Metta Vegetarian
Jl. Belakang Pondok, No. 5 B, Padang, Ranah Parak Rumbio, Padang Selatan, Padang City, West Sumatra 25133, Indonesia
Vihara Metta Maitreya
Jl. Kp. Nias V No.5, Belakang Pd., Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat 25134, Indonesia
Cetiya Metta Maitreya
Jl. Dobi 2 No.24, Belakang Pd., Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat 25134, Indonesia
ELOISE TORTILLA & DRINK
Jl. Thamrin No.15 A, Alang Laweh, Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat 25133, Indonesia
aling bao & cafe
Alang Lawas Koto 1 No.21, Alang Laweh, Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat 25133, Indonesia
The ZHM Premiere Hotel Padang
Jl. Thamrin No.27, Alang Laweh, Kec. Padang Sel., Kota Padang, Sumatera Barat 25133, Indonesia
Masjid Al-Irsyad
Jl Alang Lawas Koto 1 No.II, Alang Laweh, Padang Selatan, Padang City, West Sumatra 25133, Indonesia