5 Prasetyo Budi Widagdo - 3 years ago
(Translated by Google) The Army Student (TP) is a military unit that helped maintain Indonesia's independence where its members comprise the majority of students and a small proportion of students. Throughout the country the students are members of the Army of Students (TP), the Army of the Republic of Indonesia Students (TRIP), the Army Genie Student (TGP) and so on. Fighting students and students in Java were later merged into the TNI 17th Brigade.
There are several terms for the mention of the Student Army, namely in East Java called TRIP (Army of the Republic of Indonesia Student), in Jogja and Solo called the Student Army, in parts of East Java, Central Java and Jogja there is TGP (Army Genie Student), in Boyolali there is Sturm Abteilung (SA ), in Banyumas there is an IMAM Student Force (Indonesia Merdeka Atoe Mati), Mastepe, in West Java there are Siliwangi Students, in South Sumatra there are Sriwijaya Students, in Pati area there are T Forces and others.
When facing Dutch Aggression II, by President Soekarno, armed combatant student units were included in autonomous units within the ranks of the TNI (Indonesian National Army), the TNI Brigade 17. Then the TNI 17th Brigade was divided into 5 Detachments, namely Detachment I (TRIP) in East Java, Detachment II (TP) in Solo, Detachment III (TP) in Jogja, Detachment IV in West Java and Detachment V / Special Detachment (TGP). While other combatant student units joined other TNI brigades, such as the SA who was included in the Panembahan Senopati V Brigade.
(Original)
Tentara Pelajar ( TP ) adalah suatu kesatuan militer yang ikut mempertahankan kemerdekaan Indonesia dimana para anggotanya terdiri dari sebagian besar para pelajar dan sebagian kecil mahasiswa. Di seluruh tanah air para mahasiswa tergabung dalam Tentara Pelajar (TP), Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), Tentara Genie Pelajar (TGP) dan sebagainya. Para mahasiswa dan pelajar pejuang yang di Jawa kemudian digabung dalam Brigade 17 TNI.
Terdapat beberapa istilah untuk penyebutan Tentara Pelajar yaitu di Jawa Timur disebut TRIP (Tentara Republik Indonesia Pelajar), di Jogja dan Solo disebut Tentara Pelajar, di sebagian Jatim, Jateng dan Jogja ada TGP (Tentara Genie Pelajar), di Boyolali ada Sturm Abteilung (SA), di Banyumas ada Pasukan Pelajar IMAM (Indonesia Merdeka Atoe Mati), Mastepe, di Jabar ada Pelajar Siliwangi, di Sumsel ada Pelajar Sriwijaya, di daerah Pati ada Pasukan T dan lain-lain.
Saat menghadapi Agresi Belanda II, oleh Presiden Soekarno, kesatuan pelajar pejuang bersenjata dimasukkan dalam kesatuan otonom dalam jajaran TNI (Tentara Nasional Indonesia), yakni Brigade 17 TNI. Kemudian selanjutnya Brigade 17 TNI dibagi menjadi 5 Detasemen, yakni Detasemen I (TRIP) di Jawa Timur, Detasemen II (TP) di Solo, Detasemen III (TP) di Jogja, Detasemen IV di Jabar serta Detasemen V/Detasemen Khusus (TGP). Sedang kesatuan pelajar pejuang yang lainnya bergabung dalam brigade TNI lainnya, seperti SA yang masuk dalam Brigade V Panembahan Senopati.