Monumen Palagan Mendalan

592C+JVM, Jl. Raya Ngantang, Rejosari, Sumberagung, Kec. Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65392, Indonesia
War memorial Tourist attraction
User Reviews

5 Sirojul Huda - 2 years ago

Ok

5 Galih Pradana Ramadhan - 3 years ago

(Translated by Google) One of the war monuments during the Dutch colonial period in the West Malang region, precisely in Ngantang District, is known as the Palagan Mendalan monument. The figure depicted in the form of the statue is Posthumous First Lieutenant Soediarto. He was the leader of the combatants against the KNIL. You can visit this monument without paying a penny or it's free. On the monument there are reliefs that describe the atmosphere of the time of the first battle. Don't forget to stop by when you're on your way to the Malang-Jombang/Kediri area via Batu Pujon.

(Original)
Salah satu monumen perang pada masa penjajahan Belanda di wilayah Malang Barat tepatnya berada di Kecamatan Ngantang, dengan sebutan monumen Palagan Mendalan. Sosok yang digambarkan dalam bentuk patung tersebut yaitu Lettu Anumerta Soediarto. Beliau adalah pemimpin pertempuran pejuang melawan KNIL. Anda dapat mengunjungi monumen ini tanpa membayar sepeserpun alias gratis. Di monumen tersebut terdapat relief-relief yang menggambarkan suasana waktu pertempuran dulu. Jangan lupa untuk mampir ketika anda dalam perjalanan ke wilayah Malang-Jombang/Kediri melalui Batu Pujon.

5 Fandi Rahman - 6 years ago

(Translated by Google) The monument which was built to commemorate the struggle of the people in West Malang has a pretty interesting name because Mendalan is a name that is included in the Kasembon Sub-district area. But the formation of the Monument was certainly not a matter of location, but the persistence of the people of Kasembon, Ngantang, and Kandangan (Kediri) to defend themselves from the Dutch attack during the Military Aggression in 1947. The story, after mastering several important buildings in the city of Malang which had been burned at that time by fighters. The Dutch army and KNIL move to spread, some to the South, West and East. To go to the West they tried to take over the Selorejo Hydroelectric Power Plant, Mendalan Hydroelectric Power Plant and Siman Hydroelectric Power Plant located in the Kasembon area. One of the soldiers who led the Indonesian combatant forces in the area was First Lieutenant General Soediarto who fought to the death with the desire not to allow vital facilities for the electrical energy source to be regained again by the Dutch. From the battle, several power generators were damaged and were repaired only 10 years later. Quoted from the book Monument of Struggle of East Java, the reason for placing the Monument in the Ngantang T-junction is because if it becomes the middle boundary between the Selorejo Hydroelectric Power Plant and the Mendalan Hydroelectric Power Plant. And in the Ngantang area itself is the basis of the struggle of First Lieutenant General Soediarto.

(Original)
Monumen yang dibangun untuk mengenang perjuangan masyarakat di Malang Barat itu punya nama yang cukup menarik karena Mendalan adalah sebuah nama yang masuk wilayah Kecamatan Kasembon. Tetapi dibentuknya Monumen itu tentu saja bukan masalah lokasi, melainkan kegigihan masyarakat Kasembon, Ngantang, hingga Kandangan (Kediri) untuk mempertahankan diri dari serangan Belanda saat agresi Militer pada tahun 1947. Ceritanya, setelah menguasai beberapa bangunan penting di Kota Malang yang ketika itu sudah dibakar oleh para pejuang. Tentara Belanda dan KNIL bergerak berpencar, ada yang ke Selatan, Barat, dan Timur. Untuk ke Barat mereka mencoba mengambil alih PLTA Selorejo, PLTA Mendalan dan PLTA Siman yang terletak di kawasan Kasembon. Salah satu tentara yang memimpin pasukan pejuang Indonesia di daerah tersebut adalah Lettu Anumerta Soediarto yang berperang hingga titik darah penghabisan dengan keinginan jangan sampai fasilitas vital sumber energi listrik tersebut dikuasai kembali oleh Belanda. Dari pertempuran itu, beberapa generator listrik mengalami kerusakan dan baru diperbaiki 10 tahun kemudian. Dikutip dari buku Monumen Perjuangan Jawa Timur, alasan diletakkannya Monumen di pertigaan Ngantang dikarenakan jika itu menjadi batas tengah antara PLTA Selorejo dan PLTA Mendalan. Dan di daerah Ngantang sendiri adalah basis dari perjuangan Lettu Anumerta Soediarto.

5 rudi iswanto - 3 years ago

(Translated by Google) Historic sites. It is a statue of the captain Sugiyarto who died in the battle against the Dutch colonialists

(Original)
Tempat bersejarah. Merupakan patung kapten sugiyarto yang gugur dalam pertempuran melawan penjajah belanda

5 andik Setyawan - 3 years ago

(Translated by Google) Very good, reminds us of ancient heroes

(Original)
Sangat bagus ,mengingatkan kita kepada para pahlawan jaman dulu

5 Tiyo ozil AlGofar - 3 years ago

(Translated by Google) Tugu Subdistrict Icon of the Ngantang District

(Original)
Tugu Ikon sejarah kecamatan ngantang

5 Rony Prasetyo - a year ago

(Translated by Google) historical monument

(Original)
Monumen bersejarah

Map Location
Nearby Places

TMP Moestadjab Ngantang
49XC+8FM, Jl. Raya Bendorejo, Kebonsari, Sumberagung, Kec. Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65392, Indonesia

Graf van Gowa Sultanaat Admiraal \" I Maninrori I Kare Tojeng Karaeng Galesong \"
49WF+W7W, Jl. Indragiri, Kebonsari, Sumberagung, Kec. Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65392, Indonesia

Gapura Astana Karaeng Galesong
Kebonsari, Sumberagung, Ngantang, Malang Regency, East Java 65392, Indonesia

Bedilan
49V8+59G, Selokurung, Kaumrejo, Kec. Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65392, Indonesia

Lake Side Ngantang
49R9+7VP, Dusun Rejosari Desa Sumberagung Kecamatan Ngantang, Kebonsari, Sumberagung, Kec. Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timu

Travel Parks Blendrang
49R9+644, Dusun Kauman, RT.21/RW.3, Prabon II, Kaumrejo, Kec. Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65392, Indonesia

GANTANGAN MAHKOTA BC NGANTANG
Bendorejo, Sumberagung, Ngantang, Malang Regency, East Java 65392, Indonesia

Bukit Srege Flower Hill
49PH+QXP, Jl. Raya Bendorejo, Sidorejo, Sumberagung, Kec. Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65392, Indonesia

Selorejo Camp
49F7+5HG, Unnamed Road, Sono, Banturejo, Kec. Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65392, Indonesia

Taman Wisata Selorejo
49F6+2CR, Sedawun, Pandansari, Kec. Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65392, Indonesia