Warung Mie Goreng Jawa

Jl. Anuang No.86, Maricaya Sel., Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142, Indonesia
Nasi goreng restaurant Diner Javanese restaurant Noodle shop
Photos
User Reviews

5 DOOBOU NEWS - 3 years ago

(Translated by Google) Education is important for Papuan youth, especially in Dogiyai Regency

Author
DOOBOU NEWS. (OPINION) - My analysis of Mee Pagoo's education, especially in the Dogiyai district, is very behind compared to other districts in Papua. On Friday 17/05/2019 at around 12:00, one of us raised a question about the development of education in Dogiyai Regency, what do you think?

Then the brother among us once said, what's more, Wilaya Mee Pagoo, especially in Dogiyai district, is very damaged in terms of his education. Actually the local government must pay serious attention to children or the generation who want to learn in everything.

However, there is one thing that is the fault of the government, especially the education office, is:

Dogiyai County, many educational paths are like private property.

Even the visible paths of education are mostly accepted by non-Papuans. In the previous case, hoaxes were plastered in various media, later I will do this and that.

Always outside the government system, especially in the field of education, always bring it into the education service, so the fact is that the generation will be sacrificed.

The education office always gives admission in the affirmation test, younger siblings, SBMPTM etc. The children of teachers, civil servants, officials, employees are generally people whose income is there. It is more important that love is included in this case of orphaned children, widows, widowers, the poor and abandoned children in Dogiyai district.

So far, the Dogiyai District education office has done these four things, so we, the next generation of Dogiyai, hope to please leave these four things. But for the mistakes of the current Dogiyai generation:

The next generation from Dogiyai County are mostly people who always don't care about their education.

The next generation of Dogiyai always walks here and there without a clear purpose, in terms of place of study is next to the eye.

Generation at school age, all die at marriage or have a family at the time after marriage, all needs are borne by both male and female parents.

All of the Dogiyai's future generations were not yet sexually conscious. In the case of many generations who die just because they get HIV / AIDS through sex and then die.

What is happening now in Dogiyai Regency in the field of education is the big illustration above in the two persons. For this reason, both parties must be aware that Dogiyai District is present for the sake of the Dogiyai next generation. If a district is present for someone else, it means that it is fine, but what the two parties are doing must be continued, so that all elements of them who occupy it can manage the government system.

Education is very important for you and me friends, so let friends learn together in everything for the sake of Dogiyai Regency in the future. Because Dogiyai district doesn't mean anyone but if not now, when will you.

By: Sember Badaki Bomaibo, Crazy Old In Makassar.

(Original)
Pendidikan itu Penting bagi Kaum mudah/i Papua Khususnya di Kabupaten Dogiyai

Penulis
DOOBOU NEWS.(OPINI) – Analisis saya tentang pendidikan Mee Pagoo khususnya dikabupaten Dogiyai sangat ketinggalan sekali dibandingkan dengan Kabupaten lain yang ada di papua.  Pada hari jumat  17/05/2019 sekitar pukul 12:00 salah seorang antara kita memunjulkan pertanyaan bahwa pergembangan pendidikan di Kabupaten Dogiyai menurut kalian bagaimana?

Lalu abang yang diantara kita dia pernah mengatakan, apa lagi Wilaya Mee Pagoo, khususnya di kabupaten Dogiyai saja sangat rusak dalam hal pendidikannya. Sebenarnya pemerintah setempat harus memperhatikan dengan serius untuk anak-anak atau generasi yang ingin belajar dalam segalah hal.

Namun ada satu hal yang kesalahan  pemerintah khususnya dinas pendidikan ialah:

Kabupaten Dogiyai, banyak jalur pendidikan yg bagaikan milik pribadi.

Jalur pendidikan yang masih kelihatan pun kebanyakan diterima orang non Papua. Pada hal sebelumnya berita kebohongan terpampang di berbagai media, nanti saya lakukan ini dan itu.

Selalu diluar sistem pemerintahan khususnya bidang pendidikan selalu bawa masuk dalam dinas pendidikan maka faktanya akan dikorban adalah generasi.

Dinas pendidikan selalu kasih masuk dalam tes afirmasi, adik, SBMPTM dll itu anak-anak guru, PNS, pejabat, pegawai lebih umumnya orang yang pendapatannya ada. Lebih penting kasih masuk dalam hal itu anak-anak yatim piatu,  janda duda,  miskin dan anak”terantar yang ada di kabupaten Dogiyai.

Selama ini, keempat hal ini dinas pendidikan Kabupaten Dogiyai yg lakukan maka kami generasi penerus Dogiyai berharap mohon tinggalkan keempat hal tersebut. Namun untuk kesalahan generasi penerus Dogiyai saat ini:

Generasi penerus dari Kabupaten Dogiyai kebanyakan orang yang selalu tdk peduli dengan pendidikannya.

Generasi penerus Dogiyai selalu jalan sana-sini tampa tujuan yang jelas, pada hal tempat belajar ada disebelah mata.

Generasip umur sekolah, semua mati pada kawin atau berkeluarga pada hal setelah kawin, segalah keperluan dibebankan kepada kedua orang tuanya lelaki maupun perempuan.

Semua generasi penerus Dogiyai belum sadar dalam seksual. Pada hal banyak generasi yang meninggal dunia hanya karena melalui seksual dapat HIV/AIDS lalu meninggal.

Apa yang terjadi saat ini dalam Kabupaten Dogiyai dalam bidang pendidikan adalah secara ilustrasi besar yang diatas ini dalam kedua oknum. Untuk itu, kedua pihak harus sadar jika Kabupaten Dogiyai hadir demi untuk generasi penerus Dogiyai. Kalau kabupaten hadir demi orang lain berarti tidak papa namun apa yang dilakukan oleh kedua belah pihak harus diteruskan, supaya semua elemen mereka yang menempati demi mengololah sistem pemerintahannya.

Pendidikan sangat penting bagi anda dan saya kawan-kawan maka marilah kawan-kawan bersama-sama belajar dalam segalah hal demi untuk Kabupaten Dogiyai kedepannya. Karena kabupaten Dogiyai bukan kalian berarti siapa lagi namun kalau bukan sekarang kapan lagi.

Oleh: Sember Badaki Bomaibo, Tua Gila Di Makassar.

Map Location
Nearby Places

Jalkot D'lus
Jl. Anuang No.88 D, Maricaya Sel., Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90131, Indonesia

KAG Rusa
Jl. Rusa No.2, Maricaya, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142, Indonesia

Kruris Pangsit Goreng- Bonto Biraeng
Jl. Lanto Dg. Pasewang No.53, Maricaya, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142, Indonesia

Sop Saudara
Jl. Veteran Utara No.276, Maricaya Sel., Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222, Indonesia

Mie Goreng, Mie Kuah Mba Yanti
Jl. Lanto Dg. Pasewang No.65, Maricaya, Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142, Indonesia

Warteg Upie
Jl. Rusa No.63, Maricaya, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142, Indonesia

Pallubasa & Sate Sapi Jalan Rusa
Jl. Rusa No.57, Maricaya, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142, Indonesia

Es Teler QQ
Jl. Lanto Dg. Pasewang No.53, Maricaya, Kec. Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142, Indonesia

Rumah Makan Muda Mudi
Jl. Rusa No.45 A, Maricaya, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142, Indonesia

Makassar Kuliner
Jl. Lanto Dg. Pasewang No.49, Maricaya, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142, Indonesia